Aksi Lingkungan BERLIAN Semakin Berwarna dengan Partisipasi Mahasiswa ASEAN di Yordania

Aksi bersih-bersih lingkungan BERLIAN (Bersama Irbid Peduli Lingkungan) kembali digelar oleh Divisi Sosial Masyarakat (Sosmas) HPMI Irbid dengan tema baru yang lebih segar dan kolaboratif, “Dari ASEAN untuk Bumi.”

Tahun ini, kegiatan tersebut menghadirkan semangat baru melalui keterlibatan mahasiswa dari berbagai negara ASEAN, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. “Ini momen yang baik untuk memperkuat kolaborasi mahasiswa ASEAN dan menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia di Irbid bukan hanya tinggal di sini, tapi juga ikut merawat lingkungan dan memberi manfaat,” ujar M. Agha Syahrastanindra, Presiden HPMI Yordania 2025/2026.

Mahasiswa Indonesia menjadi penggerak utama, menginspirasi rekan-rekan mahasiswa ASEAN lainnya untuk menjaga kesadaran akan pentingnya lingkungan bersih dan nyaman di tanah rantau. Inisiatif ini lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi kawasan Hijazi yang kurang terawat dan sering dipenuhi sampah.

“Sebagaimana kita ketahui, kawasan Hijazi lumayan kotor karena berdekatan dengan outlet kuliner dan minimarket. Dengan mengadakan kegiatan BERLIAN, kami menunjukkan kepedulian sebagai mahasiswa ASEAN dan menyadarkan warga lokal akan pentingnya kebersihan lingkungan,” kata Aqil Mahdi Rahim, Ketua Pelaksana Aksi BERLIAN 2025.

 

Talkshow Kebersihan Lingkungan

Kegiatan talkshow sedang berlangsung. Foto/Panitia BERLIAN

Hari pertama rangkaian kegiatan dibuka dengan seminar talkshow tentang kebersihan lingkungan sebagai sesi pembekalan awal bagi peserta. Talkshow menghadirkan dua pembicara dari latar belakang berbeda: Wahid Muhadzdzib Yassar dari Indonesia dan Nuraina Binte Mohammad Sabri dari Singapura.

Wahid memaparkan materi “Gotong Royong di Tanah Rantau: Kekuatan Kolektif untuk Lingkungan Bersih,” menekankan bahwa nilai gotong royong mahasiswa Indonesia dapat menjadi energi positif untuk mendorong mahasiswa ASEAN menjaga kebersihan, dimulai dari tindakan kecil di lingkungan sekitar. Nuraina menyampaikan materi “Smart & Simple: Teknologi Sederhana untuk Lingkungan Lebih Baik,” mengenalkan berbagai solusi praktis berbasis teknologi sederhana untuk pengelolaan sampah.

Talkshow ini bertujuan memperkuat kesepahaman mahasiswa ASEAN dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

 

Aksi Peduli Lingkungan Berbasis Gotong Royong

Foto bersama Panitia dan Para Volunteer BERLIAN. Foto/Panitia BERLIAN

Dengan partisipasi lebih dari 80 relawan, aksi inti BERLIAN resmi dimulai pada 22 November. Bersih-bersih kawasan Hijazi, Irbid, berlangsung efektif berkat bantuan Wafidin Yarmouk University dan dukungan penuh dari Baladiyyah Irbid (Pemerintah Kota Irbid).

Ratusan trash bag berisi sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut dengan dua truk sampah. Keberhasilan ini tidak hanya terlihat dari tingginya partisipasi mahasiswa ASEAN, tetapi juga antusiasme warga lokal yang turut bergabung, menegaskan BERLIAN sebagai jembatan kolaborasi antara mahasiswa perantau dan masyarakat sekitar.

“BERLIAN adalah simbol bahwa mahasiswa ASEAN di Yordania mampu menghadirkan energi positif, persatuan, serta keteladanan bagi masyarakat sekitar,” ujar M. Agha Syahrastanindra, yang turut terlibat langsung dalam aksi ini.

Ketua pelaksana berharap kegiatan ini menjadi cara mahasiswa menjaga amanah sebagai tamu di negeri orang sekaligus bukti bahwa mahasiswa Indonesia dapat membawa perubahan positif di mana pun berada. Teruslah bergerak, peduli, dan jadikan langkah kecilmu sebagai inspirasi bagi banyak orang.

 

Kontributor: Khafifah Qonitah Alawiyah

Editor: Khafifah Qonitah Alawiyah